Fungsi Arsitektur

 Fungsi Arsitektur

Tidak hanya untuk membangun suatu konstruksi bangunan yang fungsional, estetis dan kokoh.

Fungsi Arsitektur

    Tidak hanya untuk membangun suatu konstruksi bangunan yang fungsional, estetis dan kokoh. Arsitektur secara umum berfungsi sebagai suatu tata bina yang ikut menyeimbangkan lingkungan di sekitar, termasuk pada alam, manusia dan faktor sosialnya. Di bawah ini adalah penjabaran fungsinya.

  1. Arsitektur sebagai kebutuhan tuntutan fungsional badani, rohani, emosional (spiritual & intelektual).
  2. Ssebagai jawaban atas tantangan: Iklim, teknologi, masyarakat, kebudayaan.
  3. Sebagai penyeimbang biologis dan psikologis dalam artian berfungsi sebagai pembatas (filter) antara tubuhnya dengan lingkungan alamnya.
  4. Penyeimbang biologis dan psikologis yang merupakan kelanjutan perilaku adaptasi manusia terhadap dunia.
  5. Ruang tempat manusia hidup dengan berbagi. Ruang, manusia, hidup, dan bahagia, kaitannya dengan pengalaman kehidupan sehari-hari secara sederhana dapat diwujudkan pula oleh arsitektur.
  6. Sebagai binaan lingkungan secara keseluruhan, bukan hanya sebagai obyek/produk, tapi juga sebagai institusi/proses.
  7. Objek dan proses budaya. Monumen-monumen kuno dunia yang diagungkan hingga sekarang adalah produk dari Arsitektur.
  8.     Oleh karena itu, arsitektur bukan hanya benda yang dirancang saja, melainkan suatu kesatuan tata bina lingkungan termasuk unsur psikologisnya. Seperti yang diungkapkan oleh Laurens (2004, hlm. 26) bahwa arsitektur bukanlah sekedar benda status atau sekumpulan objek fisik yang kelak akan lapuk. Mempelajari bidang ini berarti juga mempelajari hal-hal yang tidak kasat mata sebagai bagian dari realitas, realitas yang konkret dan realitas yang simbolik.

        Terdengar kompleks namun hal ini terjadi karena bidang ini bukanlah suatu karya yang dirancang dan dibuat hanya untuk menyesuaikan atau mengekspresikan sesuatu seperti bidang seni dan desain pada umumnya. Mudahnya, rumah adalah kebutuhan pokok masyarakat, bukan hanya sekedar benda hias atau sarana ekspresi. Tetapi rumah sendiri merupakan sarana ekspresi bagi masyarakat. Sehingga ilmu ini melibatkan banyak disiplin ilmu yang cukup rumit dan melibatkan lingkaran sosial yang banyak pula.

    Baca Juga : Apa Saja Yang Dipelajari Dan Apa Saja Unsur-Unsur Arsitektur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Sertifikat Laik Bangunan: Pentingnya Legalitas dalam Konstruksi Rumah

Desain Rumah Arsitektur Modern

Desain Layout yang Inovatif untuk Majalah Fashion Bahasa Indonesia