Apa Saja Yang Dipelajari Dan Apa Saja Unsur-Unsur Arsitektur
Apa Saja Yang Dipelajari Dan Apa Saja Unsur-Unsur Arsitektur
Apa yang Dipelajari?
Pada rincian tugas dan ruang lingkup arsitek di atas, kita juga mendapati bahwa arsitek memiliki tanggung jawab pada pengguna jasa. Pengguna jasa sangat berorientasi terhadap hasil final, bukan spesifik hanya konstruksi dan struktur bangunan saja. Secara otomatis, lingkungan dan isi dari bangunan itu sendiri (jika ada) menjadi tanggung jawab seorang arsitek pula.
Bagaimana caranya agar kita dapat melakukan semua tanggung jawab tersebut ssebagai seorang arsitek? Tentunya program studi arsitektur akan memuat seluruh pelatihan dan pembelajaran tugas-tugas tersebut. Program studi ini melibatkan banyak lintas disiplin ilmu mulai dari seni rupa, desain, matematika, manajemen, akuntansi, dsb.
Namun tentunya terdapat pula course yang dipelajari khusus untuk menjadi seorang arsitek. Salah satunya adalah pengetahuan mengenai unsur-unsur pembangun kesatuan arsitektur yang akan dipaparkan pada uraian di bawah ini.
Unsur-Unsur Arsitektur
Unsur-unsur arsitektur adalah berbagai elemen yang membentuk suatu kesatuan arsitektur. Artinya, arsitektur terdiri dari beberapa unsur terkecil yang menyokongnya agar dapat menjadi utuh. Unsur-unsur arsitektur terdiri dari tiga penggolongan utama, yaitu: unsur fisik, penerimaan, dan konseptual. Di bawah ini adalah penjabaran masing-masing unsur tersebut.
- Unsur Fisik
Dalam arsitektur, unsur fisik berupa bentuk dan ruang, di sini harus diperhatikan bagaimana sistem dan struktur yang diterapkan, apa saja teknologi yang dipakai. - Unsur Penerimaan
Berlawanan dengan unsur fisik, ini adalah unsur psikologis dari suatu arsitektur. Apakah manusia akan nyaman menghuni bangunan ini? Apakah jalan masuk dan keluar seseorang mengalir dan mudah untuk ditebak? - Unsur Konseptual
Apakah selain dapat diterima dengan baik bangunan/lingkungan ini juga ingin menyampaikan suatu makna? Atau ingin membuat simbol tertentu?
Sementara itu untuk mencapai keindahan atau estetika yang diinginkan, suatu bentuk bangunan tetap bertumpu pada unsur dan prinsip dasar rupa/desain. Karena sejatinya yang dirancang dan dibangun adalah tetap sebuah objek visual.

Komentar
Posting Komentar