Langkah-langkah Menjadi Agen Properti

Langkah-langkah Menjadi Agen Properti

1. Dapatkan lisensi sebagai real estate broker

    Tahukah kamu bahwa agen properti juga memiliki sertifikasi tersendiri? Supaya lebih dipercaya oleh calon pembeli, kamu dapat mengambil sertifikasi bagi para agen properti melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti.

Terdapat 3 skema sertifikasi profesi broker properti, yaitu:

  1. Broker properti, yang digunakan pada pekerjaan penjualan, pembelian, penyewaan/kontrak, dan tukar-menukar properti;
  2. Manajemen broker properti, yang digunakan pada pekerjaan sebagai pengelola kantor broker properti;
  3. Manajemen properti investasi, yang digunakan pada pekerjaan investasi dan konsultasi manajemen di penjualan, pembelian, penyewaan/kontrak properti.

2. Mencari kantor agen properti


    Profesi sebagai agen properti memang dapat dilakukan secara freelance. Namun, untuk langkah awal sebaiknya kamu bergabung ke sebuah kantor agen properti.

    Carilah kantor properti yang terpercaya dengan kredibilitas baik. Mulailah dengan membaca ulasan di internet; melalui media sosial, blog, atau ulasan orang lain di forum-forum terbuka untuk agen properti.

Indikasi sebuah kantor agen properti yang baik antara lain adalah:

  1. Memberikan pelatihan rutin untuk menambah kapabilitas kamu sebagai agen properti;
  2. Ada pendampingan untuk calon agen/agen baru
  3. Transparansi dalam pembagian komisi.

3. Siapkan modal awal


    Dalam profesi apapun, tentu kamu membutuhkan modal awal. Untuk membangun reputasi serta kredibilitas dan kemampuan sebagai seorang agen properti, kamu mungkin harus mengikuti kelas-kelas tertentu atau mengambil sertifikasi profesi yang membutuhkan biaya.

    Kamu juga dapat menginvestasikan modal awal ini ke sebuah domain website atau membayar vendor iklan, brosur, dan sebagainya. Kamu harus cermat dalam mengatur semua pengaturan ini supaya cash flow tetap sehat.

4. Bergabung dengan komunitas agen serta (AREBI)


    Menjalin relasi dengan rekan sejawat adalah salah satu hal wajib sebagai agen properti. Dengan bergabung dalam sebuah komunitas agen properti, kamu mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru yang belum tentu kamu dapatkan dalam sekolah formal.

    juga bisa mengetahui masalah-masalah yang muncul di dunia nyata serta cara penyelesaiannya. Selain itu, membangun relasi dengan sesama agen properti dapat membuka kesempatan-kesempatan baru di beberapa proyek.

    Sehingga perlahan kamu dapat membangun portofolio. Kamu juga dapat menambah portofolio ini melalui orang-orang terdekat, seperti keluarga atau sahabat, apabila ada yang ingin menjual properti mereka.

    Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) sudah berdiri sejak tahun 1992 dan menaungi lebih dari ratusan agen properti di seluruh Indonesia.

    Mereka menjadi pelindung profesi serta memastikan profesi real estate di Indonesia sesuai dengan kode etik. Jika kamu sudah berlisensi dan tergabung dalam AREBI, tentu hal ini akan meningkatkan reputasimu di depan para calon pembeli.

5. Memanfaatkan teknologi dan internet


    Di zaman sekarang tentu semua orang tidak asing dengan internet. Pun masih banyak calon pembeli yang mencari rumah idaman mereka melalui cara ini. Oleh sebab itu, tak ada salahnya kamu juga memanfaatkan internet untuk membantu karirmu sebagai agen properti.

    Buatlah akun media sosial untuk mengunggah listing, buatlah sebuah website untuk memamerkan portofolio, serta bagikan pengalamanmu melalui sebuah blog jika memungkinkan.

    Jika kamu mudah ditemukan di internet untuk hal-hal yang positif, tentu reputasimu akan nampak lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Sertifikat Laik Bangunan: Pentingnya Legalitas dalam Konstruksi Rumah

Desain Rumah Arsitektur Modern

Desain Layout yang Inovatif untuk Majalah Fashion Bahasa Indonesia