Jenis RAB

Jenis RAB

Setiap jenis RAB memiliki fungsi dan penerapannya tersendiri (Pexels - Pixabay)
    Pada dasarnya, jenis RAB yang dikenal ada dua, yaitu RAB umum dan RAB untuk konstruksi. RAB umum biasanya digunakan untuk menghitung anggaran dalam kegiatan usaha, seperti penyediaan peralatan baru, perluasan tempata usaha, atau peningkatan kapasitas mesin produksi.
    RAB untuk keperluan proyek konstruksi tentunya digunakan dalam berbagai proyek untuk mendirikan bangunan, baik hunian maupun bangunan komersil. RAB proyek konstruksi terbagi menjadi:

RAB Taksiran

    Jenis RAB ini dibuat oleh pemilik proyek konstruksi untuk memberikan gambaran biaya mengenai ide atau rencana konstruksi yang akan dijalankan.

RAB Detail

    Kontraktor biasanya menjadi penanggungjawab dalam pembuatan RAB ini. Rancangan RAB yang dibuat akan mengikuti desain yang telah dibuat oleh konsultan perencana proyek.

RAB Pendahuluan

    Setelah membuat desain awal, seorang konsultan perencana akan membuat RAB pendahuluan secara cermat dan terperinci.

RAB Sesungguhnya

    RAB ini tercatat dalam kontrak dan menjadi anggaran terakhir sebelum proyek konstruksi mulai berjalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Sertifikat Laik Bangunan: Pentingnya Legalitas dalam Konstruksi Rumah

Desain Rumah Arsitektur Modern

Desain Layout yang Inovatif untuk Majalah Fashion Bahasa Indonesia