Cara Menyusun RAB

Cara Menyusun RAB

Menghitung RAB harus memiliki beberapa elemen penting (Mikhail Nilov-Pexels)
    Secara sederhana RAB disusun dengan memperhitungkan antara volume pekerjaan dan harga dari setiap satuan pekerjaan. Namun, dalam pembuatannya, RAB harus mencakup setidaknya lima elemen penting.

Persiapan Detailed Engineering Design

    Detailed Engineering Design, atau biasa dikenal dengan gambar kerja detail, menjadi elemen penting dalam perencanaan proyek, khususnya RAB. Gambar kerja detail dalam RAB ini akan membuat perhitungan volume pekerjaan menjadi lebih mudah.

Penghitungan Volume Pekerjaan

    Apabila seluruh item yang dibutuhkan dalam proyek pembangunan sudah tercakup dalam daftar, saatnya untuk menghitung volume pekerjaan berdasarkan satuannya. Setiap item dapat memiliki satuan yang berbeda, seperti per unit, m3, atau m2.

Menentukan Harga Tiap Unit

    Setelah setiap item diperhitungkan volumenya berdasarkan satuannya, saatnya menghitung harga setiap item tersebut. Harga yang digunakan adalah harga yang setiap item sesuai dengan harga pasar di sekitar lokasi proyek.

Menghitung Biaya Pekerjaan

    Setelah menentukan volume pekerjaan dan harga satuannya, biaya dari setiap elemen pekerjaan dapat segera dihitung. Caranya dengan mengalikan volume pekerjaan dengan harga tiap satuan.

Menghitung Keseluruhan Biaya Dari Setiap Sub Pekerjaan

    Harga tiap unit yang telah didapat digunakan untuk menghitung keseluruhan biaya dari masing-masing sub pekerjaan. Sehingga rincian dari tiap sub pekerjaan dapat dijumlahkan untuk mendapatkan total nilai dari keseluruhan proyek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Sertifikat Laik Bangunan: Pentingnya Legalitas dalam Konstruksi Rumah

Desain Rumah Arsitektur Modern

Desain Layout yang Inovatif untuk Majalah Fashion Bahasa Indonesia