Apa Itu Layout Design ?

 Apa Itu Layout Design ?

Layout Desain

Apa Itu Layout?

    Dalam membangun sebuah desain kita harus tahu tata cara menampilkan isi desain dengan penataan yang rapi dan juga jelas. Penataan inilah yang dimaksud dengan layout. Layout merupakan tata letak yang menjadi acuan pada saat menyusun halaman sebuah desain. Tata letak menjadi tujuan penting dalam memulai desain yang terstruktur, karena tata letak yang baik akan mempermudah penyampaian informasi dengan cara yang logis dan koheren dari isi desain tersebut.

    Layout juga merupakan perhitungan posisi objek dalam ruang desain, penataan ruang desain harus memperhatikan komposisi dari elemen-elemen yang dibuat agar tercipta susunan yang artistik.

Pengertian Layout Dalam Design

    Menurut bahasa, Layout bermakna tata letak, sedangkan menurut istilah Layout berarti kegiatan menyusun, menata, mengatur, dan mengombinasikan unsur-unsur komunikasi grafis meliputi, teks, gambar, bidang, dan elemen desain menjadi tampilan visual yang estetis, menarik, dan persuasif. Dapat ditarik pengertian bahwa, Layout adalah susunan tata letak yang mengatur penempatan elemen desain pada sebuah media atau halaman untuk mencapai konsep yang terarah.

    Layout menjadi cabang dasar dalam dunia desain grafis yang menyangkut dengan susunan teks dan visualnya. Keefektifan jenis desain selalu dipengaruhi oleh tata letak. Layout bisa dikatakan baik ketika pesan-pesan yang didesain dapat ditangkap dan dipahami pengguna. Penataan dari layout juga harus dipetakan dengan benar dan terarah agar bagian-bagian yang diamati mudah di terima dengan cepat.

Prinsip Dasar Layout Design

Berikut ini merupakan prinsip-prinsip Layout desain:

1. Balance (Keseimbangan)

    Keseimbangan menjadi porsi ukuran setiap bagian layout dalam ruang desain. Ukuran yang seimbang akan mempermudah audiens dalam membaca dan merasakan sesuatu yang ditangkap. Ada dua jenis balance, yaitu symmetric balance (kuat, stabil) dan asymmetric balance (variatif, bergerak).

2. Rhytm (Irama)

    Irama merupakan bentuk variasi elemen yang berulang secara konsisten. Penyusunan elemen yang bervariasi akan mempengaruhi visual tersendiri, karena itu penting membuat variasi dan pengulangan elemen yang utuh agar tidak tampak membosankan.

3. Emphasis (Titik Berat)

    Sebuah desain harus tampak persuasif, dengan cara menambahkan titik berat pada ruang tertentu. Tujuan dari titik berat ini adalah memicu daya tarik kepada audiens saat melihat atau membaca karya desain.

4. Unity (Kesatuan)

    Unity merupakan kesatuan dari keseluruhan elemen pada sebuah layout. Hubungan elemen satu dengan lainnya harus saling memiliki, hal ini akan memudahkan penggunaan dari banyaknya elemen yang disusun.

Baca Juga : Elemen,Tujuan Dan Manfaat Layout Design


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Sertifikat Laik Bangunan: Pentingnya Legalitas dalam Konstruksi Rumah

Desain Rumah Arsitektur Modern

Desain Layout yang Inovatif untuk Majalah Fashion Bahasa Indonesia